×

Blackberry Z10, Jagoan yang Merana

\\ \\ No comments
Z10 awalnya digadang-gadang sebagai juru selamat BlackBerry. Sebagai handset perdana yang memakai sistem operasi BlackBerry 10, ia menawarkan cukup banyak perbedaan dibanding generasi ponsel BlackBerry sebelumnya.

Fitur baru yang ditawarkan seperti kamera TimeScape yang seakan bisa mengulang adegan sebelum tombol kamera ditekan hingga keyboard virtual inovatif yang akurat dalam menebak kata.

BlackBerry pun yakin Z10 akan mampu memberi perlawanan pada ponsel Android premium dan iPhone. Sayangnya kenyataan berkata lain, Z10 mengalami kegagalan di pasaran.

Diharapkan menjadi jagoan, BlackBerry Z10 tidak mampu menandingi dominasi Android dan iPhone. Menarik kiranya menelisik kembali kiprah handset yang harganya makin terjun bebas ini. Mau tahu? Simak serba-serbi BlackBerry Z10 berikut ini.

1. Lahir Januari 2013

http://images.detik.com/content/2013/11/28/317/131552_1.jpg
Peluncuran handset dengan OS BlackBerry 10 beberapa kali tertunda terkait berbagai faktor. Namun akhirnya pada 30 Januari 2013, BlackBerry meresmikan kehadiran Z10.

Kala itu, BlackBerry memperkenalkan Z10 dan juga Q10 yang memiliki keyboard fisik. Namun Z10 yang dipastikan dijual pertama kali.

"BlackBerry 10 telah hadir di sini. Dan ini bukanlah jalan akhir, justru sebaliknya, ini baru langkah awal," kata CEO BlackBerry kala itu, Thorsten Heins yang meyakini Z10 akan sukses besar.

Beberapa pengamat teknologi pun memberi tanggapan terkait rilis Z10. "Saya masih yakin banyak penggemar ingin upgrade ke BlackBerry 10. Ini memang adalah perkembangan sangat kuat," kata John Jackson, analis di biro riset IDC.

"Tapi tidak akan membuat ketertarikan massal dari (pengguna) iOS dan Android," tambah dia yang meragukan Z10 mampu meraih banyak pangsa pasar

2. Spesifikasi dan Fitur Unggulan Z10

http://images.detik.com/content/2013/11/28/317/131814_3.jpg
Z10 merupakan BlackBerry full layar sentuh berlayar 4,2 inch resolusi 1280x768. Dapur pacu diperkuat prosesor dual core 1,5 GHz, RAM 2 GB dan 16 GB media penyimpanan. Ia juga sudah mendukung teknologi NFC u serta konektivitas 4G LTE dan HSPA+.

Ponsel seberat 135,4 gram ini di bagian belakang dibenamkan 8 MP dilengkapi autofokus, LED flash, 5x digital zoom, serta 1080p HD video recording. Di bagian depan, kamera yang dilekatkan cukup 2 MP, 3x digital zoom, dan 720p video recording.

Fitur unggulan di antaranya keyboard virtual di Z10 memiliki semacam 'peramal kata'. Inilah yang paling menarik, ketika Anda coba mengetik satu huruf maka keyboard tersebut akan coba meramalkan kata yang kira-kira kita kehendaki.

Adapun kamera dengan fitur TimeScape seakan bisa memutar waktu. Jika hasil foto tidak terlalu bagus, maka bisa diputar ke adegan sebelumnya untuk memilih yang terbaik.

OS BlackBerry 10 yang dipakai di Z10 sangat berbeda dengan OS BlackBerry sebelumnya. Tidak ada tombol fisik di bodi ponsel. Untuk pengoperasian, cukup geser-geser layar sentuhnya saja.

3. BlackBerry Z10 Lumayan Bagus, Tapi...

http://images.detik.com/content/2013/11/28/317/131855_4.jpg
Berbagai review menyatakan BlackBerry Z10 adalah handset yang bisa diandalkan. Namun dirasa sulit meruntuhkan dominasi iPhone dan Android. Kedatanganya sudah terlambat.

"Seperti Microsoft Windows Phone 7 dahulu, BlackBerry pada dasarnya mulai dari awal lagi. Sesuatu yang sulit ketika dua kompetitor terbesar, iOS dan Android, masing-masing punya jutaan user yang terikat dengan ekosistemnya," tulis Engadget.

"Namun sebagai pengganti versi lama BlackBerry OS, BlackBerry 10 adalah sebuah langkah raksasa dari zaman kegelapan. Sesuatu yang akhirnya terasa ditujukan sebagai perangkat layar sentuh yang modern," tambah media teknologi itu.

Kurangnya aplikasi juga dinilai sebagai titik lemah. Pendek kata, Z10 tidak cukup menggoda bagi user Android dan iPhone.

"Meskipun sangat solid dan punya beberapa fitur impresif, sulit mengatakan ada sesuatu yang akan membuat pecinta Android atau iPhone kembali ke BlackBerry," tulis TechCrunch.

4. Penjualan Z10 di Bawah Harapan

http://images.detik.com/content/2013/11/28/317/132031_5.jpg
Digadang-gadang melesat penjualannya, Z10 rupanya melempem di pasaran. Kombinasi penjualan Z10 dan Q10 pada bulan Juli 2013 hanya mencapai 3 juta unit.

Bandingkan dengan iPhone 5S dan 5C yang mencapai penjualan 9 juta unit dalam seminggu. Atau Galaxy S4 yang belum setahun pemasaran sudah mencapai tingkat penjualan 40 juta unit.

Puncaknya pada laporan riset terakhir dari IDC, pangsa pasar BlackBerry tinggal 1,7% dari total penjualan smartphone di dunia.

Artinya, BlackBerry Z10 dan beberapa handset BlackBerry 10 yang diluncurkan setelahnya tidak mampu membangkitkan BlackBerry dari keterpurukan.

5. Harga Z10 Terjun Bebas

http://images.detik.com/content/2013/11/28/317/132136_2.jpeg
Harga BlackBerry Z10 terus terombang-ambing meski belum setahun diluncurkan yang menandakan performanya buruk di pasaran. Bahkan di Inggris, Z10 dijual dengan sangat murah.

Carphone Warehouse, sebuah toko gadget di Inggris, membanting harga BlackBerry Z10 hingga mencapai USD 244 atau sekitar Rp 2,9 juta (1 USD = Rp 11.940).

Harga yang dijual tersebut bukanlah harga kontrak dengan operator. Karena memang perangkat tersebut dijual tanpa kontrak alias bebas.
Sebelumnya di toko yang sama, masih di bulan November, Carphone menawarkan BlackBerry dengan banderol 179 poundsterling (USD 286).

Harga ini tentu terjun bebas. Dimana di Inggris, Z10 sebelumnya sempat dibanderol 470 poundsterling (USD 763) di awal kehadirannya. Kemudian sempat turun di angka 259 poundsterling (USD 286), dan kini dipangkas lagi

Related News
Comments